POLMAN, KATASULBAR.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas demokrasi di daerah ini melalui penyelenggaraan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada kelompok marjinal di Kecamatan Tinambung.
Dalam kegiatan ini, KPU Polman menghadirkan akademisi dan Ketua Pusat Studi Pemilu dan Politik Lokal (PUSMIPOL) Universitas Sulawesi Barat, Dr Farhanuddin selaku narasumber.
Anggota KPU Kabupaten Polman Andi Rannu dalam pembukaan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih kelompok marjinal di Aula Kantor Kecamatan Tinambung, Kamis 22 Oktober. Ia mengatakan pendidikan pemilih senantiasa menjadi prioritas yang dilaksanakan KPU Kabupaten Polman dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam setiap pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
"Karena itu, KPU Kabupaten Polman berterima kasih kepada Camat Tinambung dan jajaran Pemerintah Kecamatan Tinambung yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk dengan dukungan tempat untuk pelaksanaan kegiatan di Aula Kantor Camat ini. Serta tentu saja kepada warga masyarakat yang hari ini menyempatkan hadir untuk bersama-sama mengikuti kegiatan sosialisasi kami kali ini," kata Andi Rannu.
Sebelumnya, Camat Tinambung, Muhammad Rifai dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan ini berharap melalui kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan literasi kepemiluan bagi masyarakat, terutama kepada peserta yang berkesampatan hadir untuk mengikuti kegiatan kali ini.
"Apresiasi kami kepada KPU Kabupaten Polewali Mandar untuk kegiatan ini, karena tentu saja tidak semua kecamatan mendapatkan kesempatan untuk pelaksanaan kegiatan seperti ini," ujarnya.
Karena itu pihaknya berharap peserta sosialisasi yang berasal dari masing-masing desa dan kelurahan yang ada di Tinambung ini dapat memanfaatkannya dengan baik untuk menyerap materi sosialisasi dan informasi yang disampaikan pemateri. Serta tak kalah pentingnya bisa meneruskan informasi dan pengetahuan pendidikan pemilih yang diterima kepada keluarga, lingkungan serta masyarakat di desa dan kelurahannya masing-masing.
Sementara Ketua Pusmipol Unsulber, Farhanuddin yang juga mantan Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat ini menekankan pentingnya pendidikan pemilih bagi masyarakat, termasuk kelompok marjinal. Hal yang juga paling penting ditekankannya, adalah bagaimana membangun rasionalitas pemilih dalam menentukan pilihannya di Pemilu dan Pilkada, termasuk berpartisipasi dalam seluruh tahapan pemilu dan pilkada.
"Nah kita perlu membangun rasionalitas bahwa sesungguhnya dalam memilih itu harusnya kan melihat bagaimana rekam jejaknya, bagaimana kualitas calon, dan seterusnya. Tapi kadang-kadang, kita melupakan rasionalitas karena yang dikedepankan siapa keluarganya, apakah caleg ini keluarga kita, dan lain-lain," jelasnya.
Di akhir kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan dengan penuh antusias oleh peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman selama ini tentang pelaksanaan pemilu dan pilkada di wilayahnya masing-masing. (ma)
Komentar (0)