MAMUJU, KATA SULBAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana transportasi darat guna menopang percepatan ekonomi daerah. Kebijakan ini dinilai sangat strategis mengingat posisi Sulbar yang berhadapan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Selat Makassar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar menyampaikan bahwa fokus utama tahun ini meliputi pemeliharaan ruas jalan arteri lingkar luar Mamuju, penanganan titik longsor jalur Trans Sulawesi di perbatasan Majene-Mamuju, serta pembukaan akses jalan antar desa di dataran tinggi Mamasa.
“Konektivitas adalah urat nadi perekonomian masyarakat petani dan nelayan kita di Banua Malaqbiq. Jika akses jalan mulus, maka distribusi hasil panen kakao, kelapa sawit, dan ikan tangkap akan jauh lebih cepat sampai ke pasar dan pelabuhan,” terangnya saat meninjau proyek di Simboro.
Selain jalan raya, pembenahan pelabuhan laut Palipi di Polewali Mandar dan Pelabuhan Feri Simboro Mamuju juga terus dioptimalkan sebagai gerbang logistik penyuplai komoditas pangan menuju IKN Kalimantan Timur.
Masyarakat setempat mengapresiasi langkah nyata percepatan pembangunan ini, yang mulai memangkas waktu tempuh antar sentra produksi dan pasar regional.
Komentar (2)