POLMAN ,KATASULBAR.ID — Walaupun terjadi Elnino kemarau panjang tetapi tidak mengganggu persediaan beras di wilayah Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat
Ketersediaan beras di Polman dipastikan masih aman hingga 11 bulan kedepan atau hingga Juli 2027.
Perum Bulog Polman mencatat stok beras di daerah ini mencapai 32 ribu ton. Cadangan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 11 bulan ke depan.
Stok tersebut tersimpan di tiga kompleks gudang Bulog di Polewali, Binuang dan Wonomulyo.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Polman, Haidir Alamsyah, mengatakan kuatnya cadangan beras tersebut salah satunya ditopang oleh realisasi penyerapan gabah petani yang telah melampaui target 2026.
Dari target penyerapan sebanyak 58 ribu ton, Bulog Polman hingga Kamis pertengahan Oktober ini telah menyerap sekitar 68 ribu ton atau mencapai 116 persen dari target tahunan.
“Stok cadangan beras masih aman hingga 11 bulan kedepan. Realisasi penyerapan gabah kita sudah mencapai 68 ribu ton dari target awal 58 ribu ton. Artinya sudah melampaui 100 persen,” kata Haidir Alamsyah ketika mendampingi Bupati Polman Samsul Mahmud dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melalukan kunjungan ke gudang Bulog Polman, Jumat 16 Oktober.
Menurut Haidir, capaian tersebut tidak hanya ditopang produksi petani lokal, tetapi juga strategi memperluas jaringan penyerapan melalui mitra Bulog di sejumlah daerah sekitar.
Sekitar 50 persen gabah diserap dari petani di Polman, sementara 50 persen lainnya diperoleh dari daerah sekitar, termasuk Kabupaten Pinrang dan Sidrap.
“Porsi penyerapan kita berimbang, sekitar 50 persen diserap dari petani lokal Polman dan 50 persen sisanya kita datangkan dari daerah sekitar untuk memenuhi target cadangan beras,” jelasnya.
Dengan stok yang tersedia, Bulog Polman juga memiliki ruang yang cukup untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat di tengah ancaman kemarau panjang sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga beras.
Sementara itu, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Polman melakukan meminjau Gudang Perum Bulog di Desa Rea dan Campurjo Wonomulyo, Jumat 16 Oktober.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pasokan beras bagi masyarakat Polman di tengah ancaman kemarau berkepanjangan.
Dalam tinjauan tersebut, Bupati Samsul Mahmud yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, serta kepala dinas terkait, melihat langsung kualitas penyimpanan dan kondisi cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog.
Samsul Mahmud mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan laporan langsung dari pihak pimpinan Cabang Bulog Polman mengenai ketahanan pangan daerah.
"Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Sekda, para Asisten, dan kepala dinas terkait hadir bersama jajaran Bulog Polewali Mandar. Kehadiran kami untuk mengecek langsung kondisi stok beras serta memastikan sistem penyimpanannya berjalan dengan aman," ujar Samsul Mahmud di lokasi.
Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan dan mengantisipasi dampak kemarau yang masih berlangsung.
"Tadi Kepala Bulog menyampaikan bahwa stok beras kita aman untuk 11 bulan ke depan. Ini bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga, termasuk untuk program bantuan pangan masyarakat. Insya Allah, ketahanan pangan di Kabupaten Polewali Mandar dalam kondisi aman," pungkasnya. (ma)
Komentar (0)